Parit Tokaya Raih Penghargaan PHBS Tingkat Nasional

Kota Pontianak kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dengan diraihnya penghargaan Pakarti Madya III Tingkat Nasional sebagai pelaksana terbaik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kategori kota tahun 2012 oleh Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan. Penghargaan ini diserahkan pada tanggal 28 Juni 2012 lalu bertepatan Hari Keluarga Nasional XIX di Lombok, Nusa Tenggara Barat. “Saya berharap kepada Tim Penggerak PKK Kelurahan Parit Tokaya, jangan berhenti memberikan pembinaan kepada masyarakat walaupun telah meraih penghargaan hingga tingkat nasional. Selalu berikan dan tingkatkan pembinaan di lingkungan masyarakat,” pesan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Lismaryani Sutarmidji di hadapan peserta studi banding kelurahan ber-PHBS di Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan, Senin (16/7) di Aula Kantor Camat Pontianak Selatan.
            Menurut Lismaryani, prestasi yang telah diraih Kelurahan Parit Tokaya diharapkan menjadi motivasi bagi kelurahan-kelurahan lainnya agar bisa meraih prestasi yang sama. “Karena Kelurahan Parit Tokaya menjadi contoh dan acuan bagi kelurahan lainnya, bahkan bisa jadi Kelurahan Parit Tokaya menjadi rujukan bagi kabupaten/kota lainnya,” katanya.
            TP PKK Kota Pontianak menggelar studi banding ini dengan mengundang TP PKK kecamatan dan kelurahan se Kota Pontianak untuk belajar khususnya terkait pelaksanaan PHBS di Kelurahan Parit Tokaya yang telah berhasil meraih penghargaan tingkat nasional.
            Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (BPMPAKB) Kota Pontianak, Dharmanelly menuturkan, PHBS di tingkat rumah tangga dibina melalui kemitraan dengan TP PKK yang telah menjadi bagian dari kesatuan gerak PKK KB Kesehatan. “Diharapkan melalui kegiatan ini semua kelurahan di Kota Pontianak ber-PHBS,” tutur Dharmanelly.
            Camat Pontianak Selatan, Yuni Rosdiah mengungkapkan, ada empat poin penting yang harus dilakukan untuk mencapai kelurahan ber-PHBS yakni peran masyarakat, peran PKK, lembaga swadaya masyarakat, karang taruna dan lainnya, peran pemerintah dan peran sektor swasta. “Jadi semua peran ini apabila bersinergi dan berjalan dengan baik, maka PHBS bisa diterapkan di setiap rumah tangga,” pungkasnya. (jim)

Disiplin adalah Kunci Keberhasilan

Sebanyak 100 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalimantan Barat dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, M Akip setelah melaksanakan praktik kerja atau Praktek Pengenalan Lapangan (PPL) II Madya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Para praja ini telah melaksanakan PPL di kelurahan-kelurahan dan kecamatan se Kota Pontianak. “Kunci keberhasilan dari seorang pegawai negeri sipil sebagai abdi negara dan abdi masyarakat adalah disiplin. Dan saya yakin adik-adik praja sekalian sedikit banyak telah mendapatkan pemahaman tentang disiplin itu dalam proses pembelajaran baik di kampus maupun saat melaksanakan PPL,” tutur Akip kepada para Praja yang mengikuti apel pelepasan PPL II Madya Praja IPDN Kampus Kalbar.
            Dia berharap, para praja yang baru saja selesai melaksanakan PPL di Pemkot Pontianak kedepannya bisa menerapkan ilmu yang diperolehnya selama melakukan PPL, baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan masyarakat. “Saya juga berharap adik-adik praja tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam meniti karir. Raih karir yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
            Akip menambahkan, pelaksanaan praktik lapangan ini merupakan salah satu upaya dalam pengembangan sumber daya aparatur untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin. “Agar kedepannya lebih mampu dalam menghadapi hambatan dan tantangan menuju terwujudnya profesionalisme aparatur dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” paparnya.
            Selain itu, untuk mewujudkan profesionalisme aparatur perlu selalu ditingkatkan pembinaan aparatur pemerintah dari semua lini, baik itu dari tingkat bawahan maupun pimpinan. “Dalam pembinaan diperlukan konsekuensi-konsekuensi logis dari konsistensi seorang aparatur yang tegas, adil dan rasional dalam pelaksanaan pola-pola kepemerintahan,” ungkap Sekda.
            Akip juga mengingatkan, PNS sebagai aparatur negara harus mempunyai jiwa besar untuk dapat menerima dan memahami kritik-kritik sosial. “Jadikan suatu kritik sebagai motivasi untuk bekerja ke arah yang lebih baik lagi,” tutupnya. (jim)

PHBI Gelar Pawai Takruf Sambut Ramadhan

Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak akan menggelar pawai takruf dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1433 Hijriyah pada tanggal 18 Juli 2012. “Pawai takruf ini start mulai dari Jalan Rahadi Usman tepatnya depan Kantor Walikota jam 06.30 WIB dan akan dilepas langsung oleh Bapak Walikota,” ujar Ketua PHBI Kota Pontianak, Syarif Ismail, Rabu (11/7) di ruang kerjanya.
            Pawai takruf ini bekerja sama dengan Remaja Masjid Mujahiddin dalam rangka memeriahkan kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1433 Hijriyah. Peserta pawai takruf terbagi menjadi dua golongan, yakni pawai jalan kaki dan pawai kendaraan hias.
Untuk pawai jalan kaki akan menempuh rute mulai dari depan Kantor Walikota, Jalan Pak Kasih, Hasanuddin, Merdeka, Jenderal Urip, Sudirman dan berakhir kembali Jalan Rahadi Usman. Sedangkan pawai kendaraan hias, rute yang ditempuh yakni start mulai dari depan Kantor Walikota, Hasanuddin, H Rais A Rahman, Husein Hamzah, Dr Wahidin, Dr Sutomo, Sutan Syahrir, Sultan Syarif Abdurrahman, Ahmad Yani, Abdurrahman Saleh, Adisucipto, Imam Bonjol dan finish di Jalan Rahadi Usman.
Ismail mengajak seluruh masyarakat baik itu ormas Islam, sekolah-sekolah, majelis taklim, remaja masjid, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Pontianak dan lainnya untuk ikut berpartisipasi mengikuti kegiatan pawai takruf ini. “Untuk peserta pawai jalan kaki silakan mendaftar di Masjid Mujahiddin. Sedangkan pawai kendaraan hias bisa mendaftar di PHBI Kota Pontianak atau di Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak,” jelasnya.
Pendaftaran peserta pawai takruf akan ditutup tanggal 17 Juli 2012. Tepat pada hari H pelaksanaan pawai takruf yakni tanggal 18 Juli mendatang, khusus Jalan Rahadi Usman akan ditutup sementara hingga berakhirnya pawai takruf. Untuk itu, dia menghimbau masyarakat agar menggunakan jalan alternatif lainnya.   “Seluruh masyarakat Kota Pontianak khususnya umat Islam, mari kita sambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1433 Hijriyah ini dengan beramai-ramai mengikuti pawai takruf sebagai salah satu media menyampaikan syiar Islam,” tutupnya. (jim)

Followship

 
 

© Bluberry Template Copyright by Kota Pontianak

Template by Blogger Templates | Blog-HowToTricks